Kelas Free Software

Baru-baru ini saya mendapatkan ide untuk membuat kelas tidak resmi atau semacam kelompok studi tentang Perangkat Lunak Bebas (PLB) atau Free Software di Teknik Elektro (TE) Unsoed.

Bayangan saya, pada awalnya topik yang dibahas umum, kemudian ada semacam jalur-jalur khusus misalnya pemrograman dan pengembangan aplikasi, komputasi cluster, keamanan komputer dan jaringan, sistem operasi termasuk distribusi GNU/Linux.

Dalam bayangan saya isi kelas Free Software dengan topik umum adalah sebagai berikut:

  1. Apa itu PLB, filosofi, sejarah, manfaat mempelajari dan mengembangkannya
  2. Budaya, komunitas, dan motivasi pengembangan PLB
  3. Masalah legalitas/lisensi dan perbandingan dengan perangkat lunak proprietary/closed-source
  4. Rekayasa dan proses pengembangan PLB dan alat/teknologi yang digunakan +cara penggunaannya/praktik
  5. Distribusi PLB dan platform perangkat keras yang dapat digunakan serta dikembangkan
  6. Isu ekonomi dan bisnis PLB
  7. Isu PLB terkini yang berhubungan dengan universitas, perusahaan, dan pemerintah di Indonesia
  8. Studi kasus beberapa proyek PLB seperti kernel Linux, BlankOn, Kuliax.

Tujuan adanya kelas ini adalah:

  • Semakin dibutuhkannya kemampuan PLB baik secara umum seperti aplikasi perkantoran dengan OpenOffice.org maupun secara khusus ke Dimensi Informasi seperti pemrograman, sistem dan aplikasinya termasuk infrastruktur, yang jika kita lihat hampir semuanya sekarang dikembangkan dengan PLB, bahkan dengan paradigma dan metodologi pengembangannya
  • Kebebasan yang diberikan PLB merupakan kesempatan yang luar biasa pada mahasiswa untuk menggunakan, mempelajari, memodifikasi, dan mendistribusikan karya bermanfaat, sesuai dengan tujuan pendidikan yang sebenarnya yaitu akses informasi dan ilmu pengetahuan
  • Sejalan dengan visi TE yaitu menjadi lembaga pendidikan tinggi yang profesional, kompetitif, memiliki integritas serta berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa. Saya akan membahas ini dalam tulisan yang lain
  • Meningkatkan minat dan inovasi mahasiswa di Dimensi Informasi
  • Mendukung program pemerintah Indonesia Go (Free Software) Open Source (IGOS) yang dimulai tanggal 30 Juni 2004, nota kesepahaman lanjutan di IGOS Summit II pada bulan Mei 2008. Serta dikeluarkannya Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 05/SE/M.KOMINFO/10/2005 tentang penggunaan dan pemanfaatan perangkat lunak legal di lingkungan instansi pemerintah, dan Surat Edaran Nomor: SE/01/M.PAN/3/2009 yang dikeluarkan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara tentang pemanfaatan perangkat lunak legal dan FOSS.
  • Melakukan tindakan nyata sesuai World Summit on the Information Society (WSIS): Declaration of Principles:

    Access to information and knowledge can be promoted by increasing awareness among all stakeholders of the possibilities offered by different software models, including proprietary, open-source and free software, in order to increase competition, access by users, diversity of choice, and to enable all users to develop solutions which best meet their requirements. Affordable access to software should be considered as an important component of a truly inclusive Information Society.

    dan WSIS: Plan of Action:

    Encourage research and promote awareness among all stakeholders of the possibilities offered by different software models, and the means of their creation, including proprietary, open-source and free software, in order to increase competition, freedom of choice and affordability, and to enable all stakeholders to evaluate which solution best meets their requirements.

Luaran dan efek dari kelas ini:

  • mahasiswa mempunyai pengetahuan dan kemampuan PLB praktis[1] pada sistem berbasis PLB seperti GNU/Linux, administrasi dan pengaturannya, serta aplikasi-aplikasi yang umum untuk desktop. Diharapkan set kemampuan ini bermanfaat saat mahasiswa kuliah, praktek kerja, mengembangkan TA, menyusun Skripsi, dan lulus, sehingga nantinya dapat berkarya di perusahaan/instansi/organisasi yang membutuhkan set kemampuan itu baik secara umum maupun khusus. Di sisi lain lulusan TE dapat pula mengembangkan sendiri tempat berkarya dengan kemampuan akademis dan praktis yang telah didapat
  • memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk membuat penelitian Tugas Akhir dan penulisan Skripsi, khususnya di bidang Dimensi Informasi
  • memberikan kesempatan mahasiswa untuk ikut berkontribusi dalam kancah PLB di tanah air dan dunia, baik praktis dengan ikut melakukan penyebaran ilmu pengetahuan berkenaan dengan PLB, migrasi di instansi pemerintah, mengembangkan proyek mandiri, atau ikut dalam proyek-proyek yang sudah ada

[1] Dalam kelas yang lebih khusus seperti rekayasa sistem dan pengembangan PLB, jika bisa diselenggarakan, mahasiswa dapat mempunyai pengetahuan dan kemampuan PLB teknis yang lebih mendalam

Dimutakhirkan: 11  Juni 2010