Archive for the ‘Career’ Category

Kebutuhan Ilmu dan Kemampuan

Wednesday, January 11th, 2017

Kemarin salah satu alumni Teknik Elektro Unsoed mengirimkan pranala ke grup Telegram tentang kesempatan/lowongan untuk magang dua bulan di sebuah institut riset di Jepang. Hal ini merupakan kesempatan langka sekaligus menarik untuk mahasiswa yang ingin melakukan kerja praktik atau magang. Kompensasinya 250 ribu yen per bulan atau setara 28,68 juta rupiah, belum termasuk transportasi dan akomodasi. Tertarik?

Yang akan saya bahas di sini bukan soal kompensasi tersebut, tetapi set kemampuan yang dibutuhkan untuk masing-masing proyek yang ditawarkan untuk magang di sana. Saya hanya tersenyum kecut karena kebutuhannya terbilang tinggi, padahal ini kelas magang mahasiswa dan waktunya hanya dua bulan [1]. Bahkan, dosennya sendiri saya kira kemungkinan tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Paling tidak untuk kasus di jurusan kami ;-)

Saya kira kesempatan ini cocok untuk yang mau melakukan tugas akhir atau tesis. Kemampuan teknis yang kuat dan penguasaan bahasa Inggris sangat diperlukan. Saya hanya ingin bercermin pada informasi lowongan ini. Dalam waktu dua bulan mahasiswa harus melakukan proyek seperti itu, jadi untuk studi doktoral yang waktunya 36 bulan memang pantas kalau mahasiswa dituntut untuk berbuat lebih. Saya baru sadar dan teringat proposal riset, serta kebutuhan ilmu dan kemampuannya [2]. Haha.

[1] Mungkin kalau waktunya lebih ya bisa saja.
[2] Yang perlu saya mulai siapkan.

Pecah Telur #1

Thursday, August 25th, 2016

Setelah 6 tahun lebih berada di kampus, baru kali ini saya merasa telah memecahkan “telur pertama” saya. Istilah “pecah telur” sering diartikan dengan keberhasilan setelah sekian lama (sekali) melakukan perjuangan. Yang saya maksud dengan pecah telur ini adalah saya telah berhasil mengirimkan makalah ke sebuah konferensi [1]. Sila tertawa, karena tertawa tidak dilarang asal sopan.

Saya punya beberapa makalah di jurnal ilmiah dan seminar/konferensi, hanya saja saya belum pernah mengirimkan tulisan sebagai penulis pertama dan mengirimkannya sendiri. Niat sudah ada sejak saya melakukan penelitian pertama di kampus ini dan semakin bertambah kuat sejak tahun 2013, saat saya mulai mencari sekolah untuk studi lanjut yang sampai sekarang belum kesampaian. Sudah berusaha menulis tapi tidak jadi-jadi. Sudah berusaha mencari sekolah tapi tidak sekolah-sekolah.

Hal lain yang berkaitan dengan makalah adalah pengajuan jabatan fungsional. Kebutuhannya adalah makalah yang sudah dipublikasikan ke jurnal ilmiah, bukan konferensi, katanya seperti itu. Hanyasanya makalah yang sudah siap memakai bahasa Inggris jadi biarlah dikirim dulu ke konferensi internasional. Selain itu saya juga ingin makalah tersebut menjadi modal untuk persyaratan studi lanjut [2]. Untuk pengajuan jabatan fungsional akan memakai draf makalah lain yang rencananya dikirim ke jurnal ilmiah.

[1] Diterima atau tidak saya tak tahu :D
[2] Sebagai bukti nyata kalau sudah publikasi.